Rabu, 21 Mei 2014

tugas etika filsafat kepemimpinan 3

Nama : ayub supriyanto  
Nim : 2013210020
Dua capaian kompetensi etika filsafat yang ingin saya capai dari pendekatan sikap / perilaku adalah
A, menjadi pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab
Pemimpin itu jujur dan bertanggung jawab, bukan hanya pemimpin yang harus bertanggung jawab tapi semua orang harus mampu mempertanggung jawabkan, disini pemimpin bertanggung jawab dimaksudkan adalah , Mampu menerima segala timbal balik atau mampu mempertanggung jawabkan segala dari keputusan atau yang telah dia lakukan.
B. Mampu beradaptasi dengan lingkungan,
disini beradaptasi dimaksudkan adalah mampu sedikitnya mengerti tentang keadaan sekitar baik kepada kaum / bawahan / orang orang yang dipandunya tentang keluh kesah / permasalahan yang terjadi pada lingkungan yang ada di sekitar yang berada di naungannya.
Tidak harus selalu mengerti terhadap individu akan tetapi mampu memberikan pemikiran yang terbaik dan menjadi seorang motivator yang bisa memberikan arahan yang baik kepada orang / kelompokm yang dipimpinnya. Terima kasih..

Rabu, 07 Mei 2014

tugas 2 etika filsafat kepemimpinan



Visi dan misi
1.      Visi:
Ø  Menjadi pemimpin yang bertakwa kepada tuhan yang maha esa
Ø  Menjadi pribadi yang disukai bawahan
Ø  memberipelayananyang sesuai dengan keinginan masyarakat
Ø  pemimpin yang berwibawa
2.      Misi:
Ø  Melaksanakan program yang bermanfaat bagi masyarakat
Ø  Memberi suatu hal yang berguna demi kepentingan masyarakat
Ø  peduliterhadapkepentinganmasyarakat
Ø  memberi suatu penjelasan yang jelas sesuai dengan program kerja

factorpendukungdanpenghambat
1 .factorpendukung:

Ø  kita semua bisa menjadi pemimpin
Ø  pemimpin mendorong kita menjadi pribadi yang kuat,tegas,bertanggung jawab
2.factorpenghambat:
Ø  selama ini masyarakat atau bawahan tidak terlalu suka dengan pemimpin yang sekarang.
Ø  Belum sepenuhnya memiliki jiwa kepemimpinan







3.      mengantisipasi factor pendukung agar tidakmenimbulkanarogansi

kita ingin menjadi pemimpin yang disukai banyak orang, menjadi pemimpin harus berpegang teguh dengan nilai-nilai atau etika dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa. Agar tidak menimbulkan arogansi setiap jiwa harus memiliki suatu etika yang baik ,tetap merasa rendah diri jika menjadi pemimpin maka dari itu jangan merasa hebat dan bangga, tugas kita menjadi pemimpin yaitu melayani.



4.      mengoorganisir factor penghambat
kita harus selalu memberikan suatu pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan kepada masyarakat. Mendengar keluhan dari mana saja dan cepat melaksanakan apa yang masyarakat keluhkan.

5.       Benar setiap konflik pasti akan terjadi pada setiap orang yang melakukan suatu perubahan, sekarang yang menjadi masalahnya adalah bagaimana cara kita sebagai agent perubahan dapat mengatasi masalah tersebut demi kelancaran visi dan misi kita, nah menurut saya yang perlu diperhatikan adalah “ jangan pernah putus asa”, mengapa saya katakan  demikian karena banyak sekali pengalaman – pengalaman yang kita lihat ataupun dengar ,seseorang itu hancur karena dia tidak mau berusaha tetapi malah sebaliknya mudah putus asa.berikut beberapa cara
Sebagai agent perubahan kita harus bisa mengambil  kesempatan dengan adanya konflik  ini  malah akan membuka cara berfikir kita  untuk mengetahui dimana kelebihan dan kekurangan visi dan misi kita.Bisa membuktikan kepada publik tentang target target yang harus kita capai mengenai visi dan misi
Dari beberapa pernyataan diatas, yang menjadi intinya adalah seorang agent of change harus bisa menjdi contoh yang baik, baik itu untuk organisasi, lembaga dimanapun ia ditempatkan. Terima kasih....








Benar setiap konflik pasti akan terjadi pada setiap orang yang melakukan suatu perubahan, sekarang yang menjadi masalahnya adalah bagaimana cara kita sebagai agent perubahan dapat mengatasi masalah tersebut demi kelancaran visi dan misi kita, nah menurut saya yang perlu diperhatikan adalah “ jangan pernah putus asa”, mengapa saya katakan demikian karena banyak sekali pengalaman – pengalaman yang kita lihat ataupun dengar ,seseorang itu hancur karena dia tidak mau berusaha tetapi malah sebaliknya mudah putus asa.berikut beberapa cara
Sebagai agent perubahan kita harus bisa mengambil kesempatan dengan adanya konflik ini malah akan membuka cara berfikir kita untuk mengetahui dimana kelebihan dan kekurangan visi dan misi kita.Bisa membuktikan kepada publik tentang target target yang harus kita capai mengenai visi dan misi
Dari beberapa pernyataan diatas, yang menjadi intinya adalah seorang agent of change harus bisa menjdi contoh yang baik, baik itu untuk organisasi, lembaga dimanapun ia ditempatkan. Terima kasih....